PERANCANGAN APLIKASI ENKRIPSI DEKRIPSI MENGGUNAKAN METODE CAESAR CHIPER DAN OPERASI XOR
Permasalahan :
Adapun
masalah dari judul ini adalah sebagai berikut:
1.
Bagaimana mengimplementasikan teknologi enkripsi dan dekripsi pesan dengan
menggunakan algoritma caesar chiper dan operasi Xor ?
2.
Bagaimana merancang aplikasi enkripsi dan dekripsi berbasis Visual Studio 2005
dengan menggunakan algoritma ceasar chiper dan operasi Xor ?
Pembahasan dan hasil Pembahasan:
Analisa
Algoritma Caesar Cipher
Algoritma
adalah urutan langkah- langkah
logis penyelesaian masalah yang
disusun secara sistematis dan logis, (R. Munir, 2002). Langkahlangkah dalam algoritma
harus logis dan harus dapat ditentukan bernilai salah
atau benar. algoritma adalah spesifikasi urutan langkah untuk melakukan
pekerjaan tertentu. Algoritma caesar cipher merupakan algoritma
klasik yang memiliki langkah-langkah logis sebagai berikut :
1.
Menghitung panjang karakter / huruf
yang diinputkan dalam plaintext.
2.
Tiap-tiap huruf diubah menjadi kode
ASCII menggunakan proses looping.
3. Untuk
melakukan pergeseran / proses enkripsi maka kode ASCII tersebut digeser dengan
cara ditambah sebanyak pergeseran. Misal pergeseran 5 huruf maka kode ASCII
ditambah dengan 5.
4. Jika
ditemukan spasi (ASCII=32), maka tidak usah dilakukan penambahan.
5. Hasil
pergeseran bilangan ASCII dikembalikan lagi menjadi huruf / karakter
Analisa
Operator XOR
Operator
biner yang sering digunakan dalam cipher yang yang beroperasi dalam mode bit
adalah
XOR atau
exclusive-or. Notasi matematis untuk opeartor XOR adalah ⊕ (dalam Bahasa C, operator
XOR
dilambangkan dengan ^ ). Operator XOR dioperasikan pada dua bit dengan aturan
sebagai berikut:
0 ⊕ 0 = 0
0 ⊕ 1 = 1
1 ⊕ 0 = 1
1 ⊕ 1 = 0
Jika dua
rangkaian dioperasikan dengan XOR, maka operasinya dilakukan dengan meng-XOR-kan
setiap bit
yang berkoresponden dari kedua ramngkaian bit tersebut.
Contoh:
10011 ⊕ 11001 = 01010, yang dalam hal ini,
hasilnya diperoleh sebagai berikut:
1 0 0 1
1 ⊕ 1 1 0 0 1
1 ⊕ 1 = 0
0 ⊕ 1 = 1
0 ⊕ 0 = 0
1 ⊕ 0 = 1
1 ⊕ 1 = 0
Algoritma
enkripsi sederhana yang menggunakan XOR adalah dengan meng-XOR-kan plainteks
(P) dengan kunci (K) menghasilkan cipherteks:
C =
P ⊕ K (6.1)
Karena
meng-XOR-kan nilai yang sama dua kali menghasilkan nilai semula, maka proses
dekripsi
menggunakan
persamaan:
P =
C ⊕ K (6.2)
Contoh:
plainteks 01100101 (karakter ‘e’)
kunci
00110101 ⊕ (karakter ‘5’)
cipherteks
01010000 (karakter ‘P’)
kunci
00110101 ⊕ (karakter ‘5’)
plainteks
01100101 (karakter ‘e’)
Komentar
Posting Komentar